Sayang, dari Sebuah Untaian Mimpi

Saat embun menetes dalam sehelai rimbunan asa,

nampak sinar wajahmu memberikan sebuah jalinan sayang.

Sayang, namun bukan hanya sebuah sayang,

melainkan kasih,

yang lebih dari sebuah untaian mimpi,

lebih dari sekedar kata-kata yang terucap menyambut ikrar..

Bukan hanya kasih yang terbaring tanpa jiwa.

Tapi keyakinan akan sebuah janji, tuk menelusuri hari,

selalu bersama sinar rembulanmu..

Luv u beibh…

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: