Menunggu dalam sepinya malam

Di malam yang sepi,

menunggu sebuah kata yang terucap dari bibirmu.

Meski jangkrik bersembunyi dibalik ilalang,

dan bulan malam menutup diri di balik awan,

ku tetap menunggumu, hanya sekedar ‘tuk berucap….

‘Selamat Tidur’

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: