Palestina dalam Kehancuran, Kutukan atau Takdir

palestiniansburybeachbombvictimswpuyssjbtjdl

Begitu kejam Israel memborbardir wilayah Gaza tanpa mengenal ampun sedikit pun. Tak pelak hampir 1000 jiwa tanpa dosa melayang sia-sia. Meski berbagai macam resolusi sudah dikumandangkan PBB kedua belah pihak yang berseteru masih belum mau menunjukkan titik terang yang jelas untuk mengakhiri pertikaian yang jadi berkepanjanngan.

Tanpa mengesampingkan hal diatas tersebut, marilah kita lihat kekacauan di Timur Tengah tersebut pada sisi yang berbeda. Dari sejak dahulu, kawasan Timur Tengah ini merupakan kawasan persebaran agama yang di pimpin oleh Nabi yang amat terkenal itu. Sejak dahulu pula ada satu hal yang mungkin dilupakan oleh para penduduk disitu. Dengan kebudayaan yang dimilikinya, masyarakat Timur Tengah tidak pernah memberi sesuatu atau boleh dikatakan berkorban untuk keseimbangan alam dan manusia, serta Tuhan. Seperti yang dimiliki oleh Budaya Bali, kita memiliki kewajiban untuk memberikan yadnya atau sedekah pada alam kita agar alam juga memberi timbal balik yang sesuai. Singkatnya alam akan menghargai kita juga. Hal ini sudah terbukti beratus-ratus tahun di Bali, terbukti dari Bali yang memiliki daya tarik tersendiri di mata orang di seluruh dunia. Aura yang begitu kuat membuat semua orang yang pernah singgah di Bali menjadi begitu terkesima. Keharmonisan dengan alam merupakan hal yang amat vital, dimana kelangsungan idup kita sangat bergantung pada alam.

Keseimbangan inilah yang boleh dikatakan tidak pernah terjadi di Timur Tengah khususnya di Palestina dan negara yang lainnya. Mereka hanya meminta kepada alam tapi tidak pernah memberi. Hal ini merupakan sebuah Hukum Alam, kita tidak akan pernah mendapatkan sebuah keseimbangan jika kita tidak ikut memberikan keseimbangan dengan melalukan sedekah atau korban kepada-Nya.

Beribu-ribu tahun hanya melakukan hal yang sama, tanpa mencoba meraih keseimbangan dengan alam seakan alam menjadi murka dan meletuskan kutukan pada mereka. Takdirkah? atau memang karena kutukan? tak ada yang tahu, hanya mereka yang bisa menentukan arah mereka sendiri. Semua yang mereka lakukan terdahulu, hasilnya sudah terlihat sekarang…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: